Fungsi, Jenis dan Bentuk Gamelan di Bali. 


Seni sakral
“ Fungsi, Jenis, dan bentuk lain dari  Gamelan  yang ada di Bali”





I        PENDAHULUAN

          Di Bali dalam setiap tari-tarian secara umum selalu menggunakan musik. Musiknya itu berupa musik modern atau musik tradisional. Dan hampir semua tarian sakral di Bali mengguanakan gamelan. Tidak hanya dalam pertunjuan tari saja mengguankan gamelan bahkan setiap upacara Yajna gamelan selalu mengiringi jalanannya upacara. Misalnya upacara Dewa Yajna yaitu menggunakan gamelan Gong. Dan dalam upacara Pitra Pitra Yajna menggunakan Gamelan Angklung dan Gambang. Dan tidak hanya itu saja peran atau fungsi gamelan di dalam kebudayaan yang ada di Bali. Gamelan juga dapat di gunakan sebagai hiburan dengan adanya felstifal gong kebyar atau yang ssejenisnya. Ini juga dapat membantu pariwisata yang ada di Bali.
          Bali di tandai dengan kebudayaan Hindu, mempunyai jenis-jenis gamelan (musik) yang paling tua (sederhana) sampai dengan yang paling baru (modern). Kehidupan gamelan tidapat di pisahkan dengan Agama. Dan perkembangan gamelan di Bali tidak lepas dari penyebaran Agama Hindu. Dan sampai saat ini ada berjenis-jenis gamelan yang dapat di golongkan menjadi tiga bagian yaitu: Gamelan Tua, Gamelan Madya dan Gamelan Golongan Baru.
          Gamelan sudah tidak asing lagi bagi orang Bali. Karena di setiap Desa masing-masing pasti mempunyai seperangkat Gamelan. Ada yang berupa gamelan yang di sakralkan yang digamelkan pada saat ada upacara Dewa Yajna saja. Namun yang mempunyai seperangkat Gong moderen   maka mereka sangat mudah mem[elajarinya. Dan mereka  tau nama dari masing-masing gamelan itu, jenis gamelannya, dan cara menabuhkannya atau cara menggunakan masing-masing gamelan itu sesui dengan tangga nada masing-masing.
          Dimana gamelan itu tidak hanya ada di Daerah Bali saja namuan terdapat pula di Daerah lain, seperti: di Daerah Jawa, MaduraLombok.

Komentar

Posting Komentar